Perbesar Penis 100 % Alami Tanpa Obat

Sadarkah anda jika selama ini istri anda hanya berpura-pura puas saat bercinta dengan anda, pengorbanan seorang istri begitu luar biasanya ketika anda hanya sanggup bercinta 1-5 menit, saat itu senyum meluncur dari bibir manis istri anda. Tentu jika anda menyadari bahwa semua itu hanya untuk membuat anda senang, anda akan merasa tidak nyaman dengan keadaan ini, meski ukuran penis dan lama tidaknya waktu bercinta anda bukan menjadi alasan istri anda mencintai anda, namun sebagai laki-laki tentu anda tidak ingin membuat kecewa istri anda hampur setiap malam. Dan ketika anda berusaha untuk mencari jalan keluar, berbagai obat ditawarkan oleh banyak penjual diluar sana, namun sadarkah anda jika apapun itu obatnya akan mempunyai efek yang kurang bagus bagi tubuh jika terus-terusan dikonsumsi? Nah, jika anda merasa galau dengan kondisi ini dan merasa harus secepatnaya membahagiakan istri anda, cobalah produk dari solusipria.com berikut ini, 100 % alami tanpa obat, anda akan diajarkan bagaimana memperbesar dan memperpanjang "aset" anda hingga beberapa senti dan tentu akan berdampak pada lamanya waktu bercinta anda bersama istri. Tidak akan lagi istilah "ejakulasi dini" di setiap aktivitas bercinta anda bersama pasangan. Klik Banner Untuk Info Lebih Lengkap
Tampilkan postingan dengan label Sains. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sains. Tampilkan semua postingan

Teleskop Nasa Temukan Lima Eksoplanet

LONDON-Teleskop canggih Nasa, Kepler, berhasil menangkap gambar lima planet pertama yang berada di luar sistem tata surya (eksoplanet). Proyek pengamatan yang diluncurkan tahun lalu untuk menemukan planet lain serupa bumi tersebut mendapatkan temuannya setelah lima minggu beroperasi.

Meski lima planet tersebut lebih besar dari Neptunus, Nasa menyebut temuan tersebut menunjukkan bahwa Kepler mampu bekerja dengan baik dan sangat sensitif. Lima eksoplanet tersebut telah diberi nama 4b, 5b, 6b, 7b, dan 8b. Temuan itu diumumkan pada forum pertemuan Masyarakat Astronomi Amerika di Washington DC.

Planet-planet tersebut rata-rata berjarak empat kali lipat jarak bumi dan matahari. Ukurannya bahkan lebih besar dari Jupiter. Mereka berputar sangat dengan dengan bintang-bintang induknya (matahari), mengikuti orbit berjarak rata-rata 3,2-4,9 hari. Kedekatan tersebut dan fakta bahwa bintang induk lebih panas dari matahari kita membuktikan bahwa eksoplanet baru tersebut terus terbakar secara intens.

Temperaturnya cukup panas. Antara 1200-1650 celcius. ''Planet-planet yang kita temukan semuanya lebih panas dari pada lava pijar (yang ada di bumi). Mereka tampak bersinar karena temperatur tinggi tersebut,'' ujar Bill Borucki, ketua tim ilmuwan Kepler dari Nasa Ames Research Center di Moffet Field, California.

''Faktanya dua planet di antaranya lebih panas dari pada besi yang meleleh dan tampak seperti tungku yang terbakar. Mereka sangat terang dan bisa dipastikan tidak mungkin untuk ditinggali,'' lanjutnya seperti ditulis BBC.

Kepler 7b akan menarik perhartian ilmuwan untuk memperlajarinya. Pasalnya, berat jenis atau kepadatan planet tersebut paling rendah dari yang pernah ditemukan sebelumnya. Yakni sekitar 0.17 grams per kubik sentimeter. ''Berat jenis rata-rata planet ini, dengan sekaligus intinya, kira-kira sama dengan Styrofoam,'' papar Dr Borucki. ''Jadi ini adalah planet paling ringan. Sesuatu yang secara teori akan menggelitik para ilmuwan untuk mempelajari strukturnya,'' tambahnya.

Teleskop Kepler diluncurkan ke luar angkasa dengan ditempatkan di ujung roket Delta II dari Cape Canaveral Air Force Station pada 6 Maret 2009.

Sumber www.jawapos.co.id

Crop Circle, Ulah Alien Kah?

INILAH.COM, Jakarta - Misteri lukisan pada pertanian atau crop circle selama ini belum ada penjelasannya. Misteri itu kembali menghangat saat Google menampilkannya di halaman muka. Crop circle dinilai sebagai bentuk karya seni alien. Benarkah?

Crop circle pertama kali menarik perhatian ketika difoto dari udara di ladang daerah Wiltshire Inggris. Sejak saat itu, daerah tersebut sering menjadi tempat kemunculan crop circle. Misalnya pada 2008, sebuah kode selebar 46 meter merepresentasikan sepuluh digit pertama dari Pi.

Sebagian dari karya seni raksasa ini diproduksi oleh manusia pembuat crop circle. Tapi peneliti crop circle Inggris Karen Alexander mengatakan jangan mengasumsikan semua sama.

“Tidak ada keraguan bahwa beberapa crop circle dibuat oleh manusia dan beberapa digunakan sebagai kampanye iklan,” kata Alexander. “Akan tetapi ada beberapa yang tidak diketahui asal usulnya.”

Crop circle pertama kali muncul pada pertengahan 1970-an. Wiltshire merupakan tempat bersejarah bagi beberapa situs neolithikum di Eropa, yang berasal dari 4.600 tahun yang lalu. Wilayah ini terdapat Stonehenge, Avebury, Silbury Hill dan tanah penguburan seperti West Kenneth Long Barrow.

Seakan mendapat momentum, beberapa formasi crop circle juga dilaporkan ada di Australia, Afrika Selatan, China, Rusia, dan di banyak negara lainnya, terutama yang dekat dengan situs kuno bersejarah. Tiap tahun lebih dari 100 formasi muncul di ladang-ladang di Inggris selatan

Di 1991, Doug Bower dan Dave Chorley mengaku bertanggung jawab atas crop circle selama 20 tahun atau lebih. "Saya pikir Doug Bower adalah seniman terbesar abad 20," kata John Lundberg, seorang seniman desain grafis, pencipta situs web dan diakui sebagai pembuat crop circle .

Grupnya yang dikenal dengan nama Circlemakers, menganggap praktek mereka suatu seni. Lundberg memperkirakan ada tiga atau empat perkumpulan seni crop circle yang berdedikasi dan beroperasi di Inggris Raya.

Sementara sejumlah grup kecil yang hanya membuat satu atau dua crop circle setiap tahunnya dianggap tidak serius. Circlemakers kini tidak perlu mengiklankan diri mereka. Di awal Juli, grup tersebut membuat formasi tanaman berdiameter 140 kaki untuk History Channel. Tapi mereka masih tetap melakukan pekerjaannya secara rahasia di tengah malam.

Ia mengatakan untuk membuat desain dan rencana dari awal sampai akhir dapat memakan waktu seminggu. “Ini harus lebih bagus dari sebuah gambar. Anda harus memiliki diagram konstruksi sebagai ukurannya, memberi tanda di tengahnya dan seterusnya,” kata Lundberg.

Lundberg mengatakan menjadi seorang seniman dalam formasi tanaman merupakan sesuatu yang menarik. Tapi pembuat crop circle tidak pernah memperoleh penghargaan terhadap hasil karyanya. “Jika melakukan hal itu, maka akan membuka misteri crop circle,” jelasnya.

Musim crop circle terbentang mulai dari bulan April hingga panen di bulan September, kendati waktu terbaiknya adalah pada pertengahan hingga akhir Juni. Ketika masih belum matang, gandum naik kembali ke arah matahari, membuat lingkaran terlihat tidak diratakan, kata Lundberg.

Bagamana perasaan petani setempat saat bangun dan menemukan ladang gandumnya diratakan? Crop circle menghasilkan jutaan poundsterling bagi ekonomi di Wiltshire, kata Lundberg. Lingkaran itu menjadi pusat perhatian turis, bis tur dan wisata dengan helicopter tak pernah berhenti, T-shirt, buku dan pernak-pernik lainya.

Lingkaran itu menarik orang yang percaya akan energi unik dibaliknya. Petani biasanya mengenakan sedikit biaya atau menyediakan kotak donasi bagi orang-orang yang ingin masuk ke dalam lingkaran tersebut.

“Di 1996 sebuah lingkaran muncul dekat Stonehenge dan petani mendirikan stan dan mengenakan biaya,” kata Lundberg. “Dia mengumpulkan 30.000 poundsterling (sekitar Rp 470 juta) dalam empat minggu. Nilai dari tanaman jika dipanen mungkin hanya sekitar 150 poundsterling (Rp 2,3 juta). Jadi, ya, mereka bahagia, " imbuhnya.

Sumber : www.inilah.com

Badai Matahari Indonesia

Seorang petugas Stasiun Pengamatan Dirgantara (SPD) Tandjungsari, Sumedang, Jawa Barat, menunjukkan selembar kertas karton putih yang diberi titik-titik hitam. Titik mirip noda itu merupakan bintik matahari yang diproyeksikan oleh teropong Celestron 8 mm.

"Bila ada bintik matahari yang muncul di bidang kertas ini, kemudian ditandai. Jadi kita tidak mengamati lewat teropong langsung dengan mata," jelas petugas itu saat berada di salah satu kubah teropong SPD milik Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan).

Dari SPD yang didirikan pada 1975 tersebut, perilaku matahari terus dipantau. Ada kalanya bintik matahari atau sunspot muncul banyak dalam satu hari. Namun, sering pula sunspot itu tidak terjadi sama sekali. Sunspot terbentuk dari medan magnet di matahari, yang berpotensi menimbulkan ledakan (flare) dan badai matahari.
Fenomena badai matahari itulah yang ramai dibicarakan menyusul ramalan kiamat pada 2012 dan film mengenai bencana besar di bumi berjudul "2012". Menurut para peneliti Lapan, badai matahari memang diperkirakan terjadi pada tahun itu, namun tidak akan menimbulan efek seperti yang digambarkan oleh film garapan Rolland Emerich.

Mereka mengatakan perkiraan waktu datangnya badai itu belakangan berubah, karena hingga kini sunspot dalam jumlah besar belum muncul. Pada Kamis (11/12), sekitar pukul 15.00 WIB, mendung sedang menutup langit Sumedang, sehingga pengamatan terkendala. Namun sebelumnya, saat sinar sang surya tak terhalang apapun, beberapa bintik matahari terpantul pada bidang kertas yang diberi lingkaran itu.

"Datanya dikirim ke Bandung untuk diolah," kata petugas itu merujuk kantor Lapan yang berada di Bandung.

Sesungguhnya pengamatan matahari di SPD Tandjungsari tidak hanya dilakukan
dengan teropong Celestron buatan Australia itu saja. Banyak alat-alat lain yang dipasang di area seluas lapangan sepakbola itu untuk mendeteksi gejala-gejala matahari.

Sebut saja misalnya Solar Radio Spectograph. Peralatan mirip parabola ini untuk mendeteksi matahari berdasarkan gelombang radiomagnetik yang dipancarkan matahari. Setiap ada ledakan atau angin di matahari, alat ini dapat menangkap fenomena antariksa itu dalam waktu 8 menit saja.

"Alat ini arah gerakannya mengikuti pergerakan matahari," kata Kepala Bidang Matahari dan Antariksa Lapan Clara Y Yatini.

Clara menjelaskan, ada dua Solar Radio Spectograph yang dipunyai SPD
Tandjungsari. Band anthena C/D dengan kekuatan 18 MHz, dan satu lagi Band
Anthena B berkekuatan 57 MHz.

Berbeda dengan teropong Celestron, Solar Radio Spectograph dapat dioperasikan meski cuaca sedang buruk. Namun, tentu saja, bila malam hari, alat ini tidak digunakan untuk memantau perubahan matahari.

"Tapi kita sudah bekerjasama dengan stasiun pengamatan internasional," kata Clara.

Di sebelah Solar Radio Spectograph terdapat alat bernama Ionozonda. Ionozonda itu difungsikan untuk menganalisa badai ionosfer. Kemudian ada sekumpulan alat-alat yang pasang di area bernama "Taman Meteor". Di antaranya adalah Champbel Stokes layaknya bola kristal untuk mengukur berapa jam matahari bersinar tiap tahun. Kemudian sensor NO2 dan SO2 untuk mengukur curah hujan.

Di bagian kanan kubah teropong Celestron ada pula kubah teropong NGT. Teropong ini dipakai untuk pengamatan bintang pada malam hari.

Apakah pengunjung bisa mencoba mengintip matahari di sana? Tenang saja, SPD
Tandjungsari menyediakan satu teropong yang dikhususkan buat pengunjung, yakni Celestron Nextstar. Teropong yang berdekatan dengan pagar "Taman Meteor" itu satu generasi lebih tinggi dibanding Celestron.

"Banyak pengunjung yang datang ke ini. Biasanya anak-anak sekolah," kata seorang petugas SPD.

Sumber : forumkami.com

Fakta Mengejutkan Tentang Bumi Kita

Rongga pada Bulan

Pembuktian kabut bulan mungkin bisa menjelaskan struktur bulan. Astronot yang
mendarat di bulan, ketika akan kembali ke bumi, meninggalkan permukaan bulan
dengan mengendarai pesawat pendarat kembali ke kabin antariksa, setelah menyatu
dengan pesawat antariksa, pesawat pendarat itu dibuang kembali ke permukaan
bulan. Alat pengamat gempa yang dipasang pada jarak 72 km mencatat getaran pada
permukaan bulan, getaran ini terus berlangsung lebih dari 15 menit, sama seperti
martil memukul lonceng besar dengan sepenuh tenaga, getaran berlangsung dalam
waktu yang lama baru hilang secara perlahan-lahan. Ambil sebuah contoh misalnya,
ketika kita memukul sebuah besi berongga dengan sekuat tenaga, akan mengeluarkan
getaran ung… ung… yang terus bergema, sedangkan ketika memukul besi padat,
getaran hanya akan bertahan singkat, akan berhenti pada waktu yang tidak lama.
Gejala getaran yang terus berlangsung ini membuat ilmuwan mulai membayangkan
apakah bulan itu berongga?

Ketika sebuah benda yang padat mendapat benturan, bisa mengeluarkan dua macam
gelombang, satu adalah gelombang bujur (longitudinal), sedangkan satunya lagi
adalah gelombang permukaan. “Gelombang bujur” adalah suatu gelombang tembusan,
bisa menembus suatu benda, dari satu sisi permukaan melalui pusat benda dan
disalurkan ke sisi lainnya. Dan “gelombang permukaan”, sama seperti namanya,
hanya bisa menyampaikan pada permukaan yang sangat dangkal. Namun, instrumen
kabut bulan yang dipasang di atas bulan, melalui catatan waktu yang panjang,
sama sekali tidak berhasil mencatat atau merekam gelombang bujur, semuanya
berupa gelombang permukaan. Dari gejala yang menakjubkan ini, ilmuwan
membuktikan bahwa bulan itu berongga!

maka dari itu mungkin teori ini bisa menjelaskan kalo kenapa bulan berongga dan “mungkin” juga gak hanya bulan yang kayak gitu, planet2 laen termasuk BUMI juga berongga dan “mungkin” mampu menjelaskan berbagai misteri dari bumi..

Dan teori ini dinamain HOLLOW EARTH theory !

teori ini intinya memaknai bahwa Bumi dan seluruh planet di jagat raya ini tidakklah bebentuk bola penuh, melainkan bola berongga yang didalamnya mungkin saja terdapat spesies mahluk hidup lain..

hal ini mungkin saja terjadi karena mesin bor kita hanya mampu paling jauh saat ini mencapai 12.3 kilometer menembus bumi…(proyeknya rusia yang namanya Kola Superdeep Borehole)

sejarahnya pun banyak tokoh ahli termasuk Sir Isaac Newton pun penganut teori ini…

1. Teorinya Edmund Halley

intinya dia bilang kalo bumi tuh tebel lapisan pertamanya sebesar 800 kilometer, dan terdapat lapisan berikutnya lagi setelah itu dengan atmosfer masing2 lapisan didalemnya…
tiap lapisannya punya magnet sendiri2 dan berputar berlawanan arah.

Menurutnya, teori yang dia bikin mampu menjelaskan knapa terkadang di suatu waktu ato di suatu tempat kompas selalu berputar ga tentu dan munculnya aurora borealis di karenakan lepasnya gas dari lapisan2 ini…

2.kalo ini teori hollow earth paling banyak diyakini, buatan Leonhard Euler!

sperti yang terlihat di gambar, intinya terdapat matahari mini untuk menyokong kehidupan di dalam bumi, dan terdapat pula 2pintu rahasia keluar masuk di kutub utara dan selatan…

http://www.ourhollowearth.com/ExpeditionUpdate.htm

soalnya cara kerja bagaimana hollow earth berkerja di Bumi dengan penjelasan yang kelewat ilmiah ada disana,

——————————————————————————————————————————–

Kalo menurut om Newton, dia tuh merupakan penganut kalo bumi itu mirip sperti teori yang di jelaskan oleh si Leonardtsb.
Dia mengatakan kalo siapa pun yang berada dalam bumi dalam akan mempunyai massa yang ringan sekali, karna pengaruh gravitasi yang kecil di tempat tsb…

Seperti yang gw bilang diatas, thread ini ada mungkin ada hubungannya sama Hitler lagi…
tentang si hitler ternyata masih hidup dan hipotesa yang gw tulis disana ada 2, yaitu ke argentina dan satu lagi ke bulan

tapi ke dua hipotesa itu punya satu kesamaan, yaitu transit dulu di antartika!!
maka fakta ini pulalah yang bisa memunculkan satu lagi hipotesa laen kalo emang teori hollow earth adalah emang bener…

Hitler bersembunyi ke hollow earth!

hal ini bisa dibuktikan dari perkataan Karl Doenitz(Pimpinan Angkatan Laut Nazi Jerman) di tahun 1944
“The German submarine fleet is proud of having built an invinsible fortification for the Führer, anywhere in the world.”

Dan dia juga bilang tentang hal yang sama saat pengadilan Perang dunia II (Nuremberg Trial) Katanya…
“an invisible fortification, in midst of the eternal ice.”

Mungkin aje Jerman Nazi disana udah mengadakan penilitian yang lama sekali di daerah yang mereka namakan New Swabia,
Dan telah menemukan pintu masuknya…

hollow earth,


gambar diatas emang bener kok gan, kalo ga percaya lagi nih foto antartika.
turs perhatiin di bagian yang pusat aurora tsb ada lobang kecil yang kalo diperhatiin bakalan keliatan dah…


mungkin bisa menjelaskan fenomena spt ini
-tempat tinggal nya mahluk2 ga jelas macem alien, ato binatang2 yang ada di candi ato mitologi2..
-menambah kemungkinan kenapa bisa terjadi yang namanya aurora borealis
-kenapa terkadang kompas ga jalan
-dimana hitler sekarang
-salah satu alasan kenapa kubah kiamat yang di bikin si rockefeller dkk ambil posisi di kutub
-dokumentasi tentang antartika yang cenderung sedikit
-dan yang baru gw sadari kenapa fakta ini bgitu mengerikan…
gw jd inget ttg proyek pengeboran dr rusia (“Kola Superdeep Borehole”), yg ‘katanya’ saat pengeboran di pasang mikorfon super sensitif dan ternyata terdengar suara jeritan2 manusia seperti di siksa yang di duga itu suara neraka yang berasal dari perut bumi

ini link nya http://www.acehforum.or.id/suara-neraka-di-t15621.html?
teori hollow earth paling banyak diyakini, buatan Leonhard Euler!

sperti yang terlihat di gambar, intinya terdapat matahari mini untuk menyokong kehidupan di dalam bumi, dan terdapat pula 2pintu rahasia keluar masuk di kutub utara dan selatan…

sebelumnya gw gatau ttg teori dari Leonhard Euler(tp jd ngerti sesudah baca thread ini ), dan td nya gw kira suara jeritan itu cm hoax, tapi setelah gw baca teori Leonhard Euler yg ada matahari mini didalam perut bumi gw jadi punya pertanyaan yg selalu terngiang2 di otak gw,adalah..


apakah neraka itu terdapat di dalam perut bumi?


Tidak Ada Kiamat di Tahun 2012


Hmm … sepertinya banyak juga ya penggemar kiamat 2012. Ada apa sebenarnya, sehingga manusia sangat tertarik dan percaya dengan mudah pada isu-isu seperti ini?

Katanya, dunia akan berakhir pada tanggal 21 Desember 2012! Runutan angka yang menarik yang membuat Anda langsung terperangah dan menggumam, “Ah benar juga … pasti bener nih beritanya”. Lantas, tanpa telaah lanjut, Anda pun berkata kiamat tinggal 3 tahun lagi. Atau kalau Anda tak percaya teori kiamat, Anda langsung berkomentar, “Cuma Tuhan yang tahu kapan kiamat”, “Ah kamu musyrik …”, atau “Itu info disebarkan oleh orang tak beragama”. Sekali lagi, semua informasi hanya ditelan tanpa ditelaah.

Nah, karena dunia akan kiamat sebentar lagi, berhentilah merencanakan hidup, karier Anda, tak usah lagi berpikir untuk punya rumah, segeralah menikah sebelum kiamat, dan pastikan Anda bisa bersenang-senang menikmati hidup sebelum kiamat. Atau, segeralah bertobat. Jangan sampai saat kiamat Anda malah belum bertobat. Tiga tahun lagi lho!.

Kata sebagian orang, mungkin ini pembahasan yang aneh. Hampir setiap saat kita mendengar tentang berbagai teori kiamat … dan kenyataannya kita masih ada di sini. Belum ada satu teori pun yang kebenarannya terbukti. Tapi, kenapa 2012 begitu penting?

Katanya, kalender Maya akan berhenti tahun 2012, dan kemudian jadi semacam agama dan kepercayaan baru, mengalahkan kepercayaan yang ada di masyarakat. Mengabaikan semua alasan saintifik dan pada akhirnya membawa masyarakat pada kekhawatiran baru. Lupakan Nostradamus, Y2k, dan semua prediksi kiamat lainnya, karena sekali lagi menurut ramalan 2012, planet X akan kembali dan menghancurkan Bumi.

Ok … kita berhenti dulu di sini dan mari kita telaah setiap alasan yang muncul tentang kiamat 2012 ini. Dan bagi Anda para penggemar nubuat Kalender Maya, saya punya berita buruk untuk Anda semua. Tidak akan ada kiamat di tahun 2012 … dan ini alasannya, silakan disimak.


Apa itu kalender Maya? Ini merupakan kalender yang disusun oleh sebuah peradaban yang dikenal dengan nama Maya pada kisaran 250-900 M. Bukti kehadiran peradaban Suku Maya ini bisa dilihat dari sisa kerajaannya di hampir semua bagian selatan Meksiko, Guatemala, Belize, El Savador, dan sebagian Honduras.

Dari bukti-bukti sejarah, masyarakat suku Maya memang memiliki kemampuan menulis yang baik dan juga kemampuan untuk membangun kota dan perencanaan kota. Dalam hal membangun, Suku Maya terkenal dengan bangunan piramida dan berbagai bangunan besar lainnya. Tak hanya itu, dalam kebudayaan, peradaban suku Maya memberi pengaruh yang sangat besar pada kebudayaan Amerika Tengah. Pengaruh itu bukan hanya dalam hal peradaban namun juga dalam hal populasi pribumi di area tersebut. Sampai saat ini, sejumlah Suku Maya masih tetap ada dan meneruskan tradisi mereka yang telah berumur ribuan tahun itu.

Suku Maya dalam kehidupannya menggunakan beberapa kalender berbeda. Bagi mereka, waktu merupakan penghubung dengan lingkaran spiritual. Kalender memang digunakan untuk hal-hal praktis seperti untuk kehidupan sosial, pertanian, perdagangan dan berbagai keperluan administratif. Namun dipercaya ada elemen religi yang besar di dalamnya yang memberi pengaruh. Bagi suku Maya, setiap hari memiliki ruh pelindung yang berbeda sehingga setiap hari memiliki fungsi yang berbeda pula. Sangat berbeda dengan kehidupan modern dengan kalender Gregorian yang hanya menetapkan kalender sebagai waktu yang terkait dengan hal-hal administratif, kehidupan sosial dan keperluan ekonomi.

Kebanyakan kalender Maya memiliki rentang waktu pendek.

* Kalender Tzolk’in berakhir dalam 260 hari
* Kalender Haab’ memberi perkiraan 1 tahun Matahari yakni 365 hari.

Suku Maya kemudian menggabungkan kedua kalender ini membentuk “Calendar Round”, siklus yang akan berakhir setelah 52 Haab (sekitar 52 tahun atau kisaran panjangnya satu generasi). Di dalam “Calendar round” terdapat Trecena ( siklus 13 hari) dan Veintena (siklus 20 hari). Tampaknya, sistem siklus ini berlaku dengan mempertimbangkan jumlah hari dalam 52 tahun adalah 18980 hari.

Untuk bangsa Maya, sains dan agama adalah satu. Mereka membangun sistem matematika dan astronomi yang cukup impresif, terkait dengan kepercayaan mereka. Pencapaian dalam hal matematika bisa dilihat pada notasi posisi dan penggunaan angka nol. Dalam astronomi, mereka secara akurat menghitung tahun Matahari, melakukan kompilasi tabel posisi bulan dan Venus, serta memprediksi Gerhana Matahari. Suku Maya juga memiliki penanggalan untuk “siklus Venus” yang cukup akurat. Kalender Venus ini dibuat berdasarkan lokasi Venus di langit malam. Hal yang sama tampaknya juga dilakukan pada planet-planet lainnya.

Sistem “Calendar Round” ini memang sangat baik untuk mengingat hari kelahiran atau periode keagamaan. Namun, untuk merekam sejarah, kalender ini tak bisa dijadikan patokan karena tak dapat merekam kejadian yang lebih tua dari 52 tahun.

Akhir Perhitungan Panjang = Akhir Dunia?
Alam semesta menurut suku Maya. Kredit : edwardtbabinski.us

Alam semesta menurut suku Maya. Kredit : edwardtbabinski.us

Karena tak bisa merekam kejadian sejarah yang lebih tua dari 52 tahun, Suku Maya punya solusi lain. Dengan metode yang cukup inovatif, mereka bisa memperluas jangkauan “Calendar Round” yang tadinya cuma 52 tahun itu.

Sampai di titik ini, kalender Maya akan tampak sangat kuno, bahkan bisa dikatakan dibuat hanya berdasarkan kepercayaan religi, siklus bulan, kalkulasi matematika dengan siklus atau unit 13 dan 20 sebagai dasar perhitungan disertai campuran kepercayaan mitologi. Satu-satunya prinsip kalender yang memiliki korelasi dengan kalender modern hanyalah Haab yang mengenali panjang tahun Matahari yakni 365 hari. Sebagai jawaban atas penanggalan yang lebih panjang, Suku Maya membuat sistem penanggalan “Long Count” atau “Perhitungan Panjang”, kalender yang akan berakhir setelah 5126 tahun.

Sistem penanggalan Maya untuk “Long Count” ini memang menarik, dan secara numerik dapat diprediksi dan bisa dengan akurat menunjuk pada penanggalan dalam sejarah. Penanggalan ini bergantung pada basik perhitungan dengan unit 20. Kalender modern saat ini menggunakan dasar perhitungan dengan unit 10.

Nah bagaimana perhitungannya?

Tahun dalam “Long Count” kalender Maya, dimulai dari 0.0.0.0.0. Tiap angka 0 merepresentasikan angka 0-19, dan setiap angka merepresentasikan perhitungan hari-hari suku Maya.

Untuk hari pertama, kalendernya akan seperti ini : 0.0.0.0.1 dan pada hari ke-19 akan menjadi 0.0.0.0.19. Jika mencapai angka 20, kalendernya akan jadi : 0.0.0.1.0. Perhitungan ini akan menunjukkan 0.0.1.0.0 untuk satu tahun dan 0.1.0.0.0 untuk kisaran 20 tahun dan 1.0.0.0.0 utuk kisaran 400 tahun. Maka, penanggalan 2.10.12.7.1 akan melambangkan penanggalan untuk hari ke-1 di bulan ke-7 dan tahun 1012.

Lantas, apa hubungannya dengan akhir dunia?

Suku Maya sangat terobsesi dengan waktu. Pemahaman dan prediksi berbagai siklus waktu akan memberi mereka kemampuan untuk mengadaptasinya dalam kehidupan di dunia. Menurut kosmologi bangsa Maya, dunia ini telah diciptakan 5 kali dan dihancurkan 4 kali. Dalam skala yang sementara, berbagai hari di dalam satu tahun dianggap cocok untuk aktivitas tertentu, sedangkan sebagian lainnya merupakan ketidakberuntungan.

Nah, menurut kepercayaan suku Maya, sesuatu yang buruk akan terjadi jika kalender “Long Count” berakhir. Berbagai pembagian dilakukan para ahli, namun karena suku Maya mendasarkan perhitungan numerik pada siklus 13 dan 20, maka bisa jadi hari terakhir kalender mereka adalah 13.0.0.0.0. Kapankah itu? Angka 13.0.0.0.0 merepresentasikan 5126 tahun dan “Long Count” ini berawal pada 0.0.0.0.0 yakni 11 Agustus 3114 SM menurut penanggalan Gregorian.

Nah, dengan demikian, kalender Maya akan berakhir 5126 tahun kemudian, yakni 21 Desember 2012. Inilah yang jadi dasar pemikiran tentang kiamat di tahun 2012.

Akhir Dunia
Ilustrasi tabrakan yang terjadi. Kredit : NASA

Ilustrasi tabrakan yang terjadi. Kredit : NASA

Sepertinya, saat sesuatu itu berakhir, termasuk ketika perhitungan kalender kuno berakhir, masyarakat cenderung berpikir pada kemungkinan ekstrem bahwa peradaban juga akan ikut berakhir. Entah dengan cara apa dunia akan berakhir. Berbagai argumentasi bermunculan, antara lain Bumi akan ditabrak oleh sebuah planet, asteroid, atau entah bencana apalagi. Intinya, jika kalender ini berakhir maka Bumi akan tersapu dan hancur.

Ahli arkeologi dan juga orang-orang yang keahliannya pada hal mitologi percaya bahwa akan ada era pencerahan yang muncul jika 13.0.0.0.0 tiba. Dan ini juga tidak berarti akan kiamat atau apa pun. Tidak ada bukti yang menunjukkan dunia akan berakhir. Bahkan, jika memang ada, maka suku Maya bisa dikatakan berhasil memprediksikan sebuah keajaiban religius.

Mitos terus berkembang, bahkan film Indiana Jones and the Kingdom of Crystal Skull sepertinya dibuat berdasarkan mitos suku Maya. Dikatakan, 13 tengkorak kristal akan dapat menyelamatkan kemanusiaan dari kiamat. Mitos di film ini mengatakan jika ke-13 tengkorak kuno ini tidak diletakkan bersama pada waktu tertentu, Bumi akan bergeser dari sumbunya. Menarik memang untuk sebuah film, bisa meraih penontonnya yang mudah percaya pada mitos ….

Tak hanya itu. Mitos yang berkembang mengatakan bahwa Bumi akan dihancurkan oleh tabrakan Planet X, tabrakan meteorit, dihisap lubang hitam, dibunuh oleh flare Matahari, Bumi hancur oleh ledakan sinar gamma dari sistem bintang, datangnya zaman es yang lebih cepat dan pergeseran kutub magnet. Bahkan setiap prediksi disertai bukti-buktinya sendiri. Dan pada akhirnya begitu banyak pengikut kiamat 2012 ini. Sayangnya tak satu pun argumentasi yang diberikan itu bisa dibuktikan kebenarannya.

Fakta yang ada menyatakan Nubuat Kiamat Suku Maya murni berdasarkan kalender yang memang tidak didesain untuk menghitung penanggalan setelah 2012. Hal ini disebabkan karena suku Maya mendasarkan perhitungan pada siklus 13 dan 20.

Arkeo-astronom Maya bahkan masih memperdebatkan masalah kalender “Long Count” ini. Pertanyaannya, apakah kalender ini akan kembali ke 0.0.0.0.0 setelah 13.0.0.0.0 atau akan terus berlanjut sampai 20.0.0.0.0 (sekitar 8000M) dan kemudian kembali ke 0.0.0.0.0?

Mengutip kata-kata Karl Kruszelnicki dalam “Great Moments in Science“:

“ … ketika Kalender mengakhiri siklusnya, ia akan berputar kembali ke siklus berikutnya. Dalam masyarakat modern, setiap tanggal 31 Desember tidak diakhiri dengan akhir dunia, namun dilanjutkan oleh siklus berikut yakni 1 Januari. Karena itu, 13.0.0.0.0 dalam kalender Maya akan diikuti oleh 0.0.0.0.1 atau 22 desember 2012, yang hanya menyisakan beberapa hari untuk berbelanja keperluan Natal.”

Siklus kalender Maya boleh berakhir, namun siklus baru akan kembali berulang … dan membawa hari baru bagi penghuni Bumi.

NASA akan Luncurkan Misi Berawak ke Bulan dan Mars

NASA kini berencana untuk meluncurkan misi berawak ke permukaan Bulan dan planet Mars. Sesuai rencana peluncuran itu diharapkan bisa terealisasi pada 2020 mendatang tanpa kendala apapun. Kini berbagai penelitian dan percobaan sedang giat dilakukan untuk mempersiapkan peluncuran. Para peneliti NASA dituntut untuk melakukan persiapan secara matang mempertimbangkan jauhnya jarak yang akan ditempuh serta tingginya resiko yang harus dihadapi baik selama dalam perjalanan maupun setelah tiba di tempat tujuan.

Tantangan yang dihadapi saat ini adalah menemukan sebuah wahana angkasa multi fungsi yang dapat melakukan berbagai pekerjaan, baik selama dalam perjalanan maupun setelah tiba di tujuan. Disamping itu, faktor utama yang menjadi perhatian dalam proyek ini adalah keamanan, yakni kemampuan wahana untuk melindungi keselamatan para awak selama dalam perjalanan. Bobot wahana nantinya diupayakan seringan mungkin untuk menghemat energi. Volume muatan yang akan dibawapun dibatasi mengingat jauhnya jarak yang harus ditempuh.

Terkait dengan rencana misi peluncuran ini, pada Juni lalu NASA telah meluncurkan sebuah wahana berupa kenderaan angkasa bernama Lunar Reconnaissance Orbiter (LRO) ke Bulan. LRO ini bertugas untuk melakukan pemetaan secara cermat dan rinci atas berbagai lokasi di permukaan bulan serta menemukan sumber daya alam yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan hidup para awak seperti oksigen dan hidrogen. Selain itu, wahana ini juga digunakan untuk mengkaji ancaman radiasi lingkungan yang dapat membahayakan jiwa manusia.

LRO merupakan satelit luar angkasa paling canggih yang pernah dibangun oleh NASA. Survey yang telah dilakukan mampu untuk memberikan informasi yang mustahil bisa didapatkan puluhan tahun lalu. Kemampuan wahana ini jauh lebih akurat dibanding milik negara lain seperti China, Jepang dan India yang juga telah meluncurkan wahana serupa. Ketiga negara ini juga berambisi untuk menempatkan manusia di permukaan Bulan dalam 10-20 tahun mendatang. Survey permukaan Bulan perlu untuk mendapatkan informasi dalam menentukan lokasi pendaratan yang aman serta kaya dengan sumber daya alam sehingga bisa dirancang suatu sistem tersendiri bagi lingkungan di antariksa.

Selain kegunaan pemetaan, LRO─merupakan bagian dari visi eksplorasi ruang angkasa NASA─adalah suatu program yang dimaksudkan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan fundamental seputar fisika, pencarian kehidupan lain di jagad raya, serta penemuan sumber daya alam baru seperti sumber tenaga bagi keperluan Bumi. Hasil pemetaan amat penting sebelum menempatkan manusia di Bulan atau Mars karena diperlukan pengetahuan lebih rinci tentang tingkat radiasi permukaan maupun topografi permukaan disana.

Dalam melakukan survey, LRO mengorbit Bulan pada ketinggian 50 kilometer sehingga bisa terlihat lebih jelas pemandangan sekitar permukaan Bulan. Pengambilan gambar akan menghasilkan citra dalam resolusi lebih tinggi, peta permukaan yang sangat rinci dan ukuran temperatur yang lebih akurat. Satelit yang pernah diluncurkan sebelumnya hanya dapat mengorbit pada ketinggian 100 sampai 200 kilometer, sama seperti wahana yang diluncurkan oleh China dan Jepang pada 2007 lalu.

LRO ini dilengkapi dengan teleskop Sinar-Kosmis yang berfungsi untuk mengukur efek radiasi antariksa pada tubuh manusia. Teleskop ini dinamakan Crater, alat sensor baru yang dikembangkan oleh MIT, Universitas Boston, Universitas Tennessee di Knoxville serta Aerospace Corporation. Pengukuran tingkat radiasi lingkungan tidak terbatas selama menempuh perjalanan mengharungi antariksa saja, juga setelah tiba di permukaan Bulan maupun Mars yang akan menjadi tempat tinggal selanjutnya. Pengukuran diperlukan untuk mengetahui ciri radiasi setempat sehingga bisa dibangun perisai yang sesuai untuk dipasang dalam kenderaan. Perisai ini berfungsi untuk melindungi astronot dari serangan radiasi selama dalam perjalanan panjang menuju Bulan atau Mars.

Selain teleskop Sinar-Kosmis, wahana ini juga dilengkapi dengan Lunar Orbiter Laser Altimeter (LOLA) yang dikembangkan oleh insinyur NASA di Goddard Space Flight Center. Dengan menggunakan sinar laser alat ini mengukur jarak antara wahana dengan permukaan. Hasil yang diperoleh sangat akurat hingga jarak sejauh 10 centimeter. Alat ukur yang ada saat ini hanya mampu mengirimkan cahaya laser sekali saja dan akan diulang lagi setelah beberapa lama. Sebaliknya altimeter baru ini mampu mengirim lima sinar laser terfokus yang akan dipantulkan dan diterima oleh lima detektor yang terpisah dengan total 140 pengukuran per detik. Peta permukaan Bulan yang dihasilkan selain bentuknya sangat akurat juga dikirimkan dalam densitas tinggi.

Sebelumnya NASA telah pernah mendaratkan manusia di permukaan bulan dengan kapsul Apollo puluhan tahun lalu, tetapi informasi yang diperoleh amat terbatas. Bahkan proyek ini sering mengalami kesalahan fatal yang cukup membahayakan. Kesulitan yang dihadapi ketika itu adalah saat pendaratan pada permukaan yang tidak rata dan batu-batu besar bertebaran dimana-mana. Kondisi seperti ini dapat merusak kenderaan sehingga menghalangi para astronot untuk kembali ke Bumi. Standar keselamatan yang berlaku saat ini tidak akan mengizinkan suatu peluncuran dengan kondisi seperti itu.

Program peluncuran kenderaan luar angkasa berawak Apollo akhirnya dihentikan pada 1975. Tahun-tahun selanjutnya tidak ada lagi proyek maupun perjalanan ke Bulan hingga selama hampir 15 tahun. Pada 1990-an pemerintah Amerika Serikat mulai mengirimkan lebih banyak satelit untuk mengorbit Bulan antara lain Clementine dan Lunar Prospector. Satelit-satelit ini menghabiskan waktu berbulan-bulan mengorbit bulan untuk mengumpulkan data serta mengirimkannya ke Bumi.

Kini para peneliti NASA bersama Departemen Energi sedang mencoba teknologi kunci bagi pengembangan sebuah reaktor fisi nuklir yang dapat menghasilkan energi bagi pengiriman manusia perintis hingga ke permukaan Bulan maupun planet Mars. Hasil percobaan yang telah dilakukan membuktikan bahwa sebuah sistem yang aman, dapat diandalkan, serta efisien dapat dibangun menjelang 2020─tahun dimana NASA berencana untuk menempatkan manusia lagi di Bulan.

Reaktor fisi nuklir berfungsi untuk memisahkan atom dan melepaskan energi dalam bentuk panas. Energi panas inilah yang akan dirubah menjadi tenaga listrik. Cara peneliti untuk menghasilkan tenaga listrik adalah dengan memindahkan panas dari reaktor ke dalam satu mesin pendaur khusus. Pemindahan ini dilakukan dengan menggunakan logam cair─campuran sodium potassium─sebagai penghantar. Selanjutnya di dalam mesin pendaur, panas akan dirubah menjadi energi dengan menggunakan tekanan gas sehingga dihasilkan tenaga listrik.

Melengkapi reaktor agar terhindar dari panas berlebihan, peneliti membangun dan memasang panel radiator berbobot ringan untuk mendinginkan sistem serta menghamburkan hawa panas dari dalam reaktor. Panas dari sistem pendingin berupa air dialirkan ke radiator dimana panas itu selanjutnya akan dikeluarkan. Panel ini dikembangkan setelah mempertimbangkan suhu ekstrim─lebih dari 100º Celcius pada siang hari dan minus 100º Celcius pada malam hari─ serta kurangnya atmosfir di permukaan bulan. Pengujian lengkap secara menyeluruh hingga siap untuk digunakan diharapkan bisa terealisasi pada 2014.

Penggunaan tenaga nuklir dalam misi perjalanan ke Bulan dan Mars menjadi pertimbangan karena dianggap murah, aman dan berdaya tahan tinggi. Hanya cara ini yang memungkinkan untuk menghasilkan energi secara konstan dibanding dengan sistem solar. Tempat tinggal di Bulan maupun Mars memerlukan energi konstan yang jumlahnya besar untuk mendukung berbagai kegiatan seperti komputer, pemenuhan kebutuhan hidup manusia, pengisian kembali baterai kenderaan, dan memanaskan batu-batuan untuk mendapatkan sumber daya alam seperti oksigen dan hidrogen.

.

Sumber: Technology Review